Michael Learns To Rock dan Firehouse Konser di Indonesia Desember 2018

Jakarta: Grup musik Michael Learns To Rock (MLTR) dalam waktu dekat akan menyambangi Indonesia. Grup yang terbentuk di Denmark sejak 1988 itu datang dalam rangka memeriahkan acara World Music Festival (WMF) 2018.

Dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id, WMF akan diselenggarakan selama tiga hari yakni pada 8 dan 9 Desember di Telkom Hub Jakarta serta 11 Desember di Tennis Indoor Senayan Jakarta. WMF adalah acara besutan MDMedia, Original Production dan BLANJA.com.

Panggung musik MLTR nantinya mengusung konsep tur STILL 2018 dan membawakan lagu-lagu dari album terbaru bertajuk Everything You Need serta beberapa lagu populer seperti That’s Why, You Took My Heart Away, Paint My Love, 25 Minutes, Nothing to Lose, Take Me to Your Heart dan Sleeping Child.

Selain MLTR, musisi luar negeri yang turut memeriahkan WMF di antaranya Earth Wind and Fire. Mereka akan membawakan beberapa lagu andalan mereka di antaranya September, Boogie Wonderland, Fantasy, Let’s Groove, I’ll Write the Song dan After the Love Has Gone.

Grup musik rock asal Amerika, Firehouse juga akan tampil dan membawakan lagu-lagu hits seperti I Live My Life for You, Here for You, Love of a Lifetime dan When I Look into Your Eyes.

Di Balik Lirik Nakal Jamrud

Selain para musisi luar negeri, WMF juga menghadirkan aksi panggung musisi Tanah Air di antaranya Gigi, D’Masiv, Krakatau Reunion, Reza Artamevia, Rendy Pandugo, Vina Panduwinata & Friends (Irianti Erningpraja, Rita Effendi, Agus Wisman, Adji Soetama dan Ratu Ira).

Indonesia Rock All Stars juga ikut mengisi panggung acara. Mereka adalah Andi “/rif”, Rere “Grass Rock”, Gatot Eks Ungu, YudhaEks Romeo”, Beben “T-Five”, John Paul Ivan, Ophie “Danzo”.

Musisi dari Indonesia All Stars yakni Mus Mujiono, Yana Julio, Deddy Dhukun, Ikang Fawzi, Dian Pramana Putra, Keenan Nasution, Bharata Band, Millenial Indie Band juga turut memeriahkan acara. Indonesia Drums and Percussions bersama Art Cultural Performance juga tampil.

“Tiket World Music Festival (WMF) 2018 sudah bisa dibeli di BLANJA.com atau langsung datang ke booth BLANJA.com yang ada di Telkom Hub dan Mall Kota Kasablanka dengan harga tiket mulai dari 800 Ribuan hingga 2 Jutaan. Setidaknya, total ada 11.000 tiket dipersiapkan,” tulis Jemy Confindo, CEO BLANJA.com dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id.

Di samping hiburan panggung musik, WMF juga menghadirkan Festival Culinary, Food Truck dan Mini Exhibition.

“Kehadiran World Music Festival (WMF) 2018 diharapkan menjadi rumah baru bagi artis atau musisi yang dicintai para penggemar pada masanya dan terus berkarya di era saat ini (milenial),” tutup Jemy Confido.

(ELG)

Lauv Gelar Konser di Jakarta Mei 2019

Lauv (Foto: Dok. Elizabeth Miranda)

Jakarta: Penyanyi dan produser rekaman asal Amerika Serikat, Ari “Lauv” Staprans Leff akan kembali bertandang ke Jakarta pada Mei 2019. Kedatangannya kali ini merupakan kali ketiga dan dalam rangka Lauv Tour of Asia 2019.

AEG Presents bersama promotor PK Entertainment & Sound Rhythm yang mendatangkan Lauv akan menggelar konser pada Jumat, 24 Mei 2019 di Tennis Indoor Stadium, Senayan, Jakarta Pusat.

“Saya kembali ke Asia. Tiket pre-sale mulai dijual hari Rabu,” tulis musisi kelahiran 8 Agustus 1994 itu dalam Instagram pribadi, Selasa, 13 November 2018.

Tiket presale akan dibuka mulai Rabu, 14 November pukul 09.30 WIB dan berakhir pada 22 November pukul 22.00 WIB. Untuk penjualan tiket harga umum dibuka mulai 23 November melalui situs resmi www.lauvjakarta.com pukul 10.00 WIB.

Dua kategori tiket untuk konser Lauv yakni kelas Festival (free standing) seharga Rp700 ribu dan kelas Tribune (free seating) seharga Rp500 ribu.

Untuk tahun ini, kedatangan Lauv di Indonesia adalah kali kedua. Sebelumnya, ia sempat menjadi penampil yang ditunggu-tunggu dalam Java Jazz Festival pada Maret 2018.

Pada September lalu, Lauv merilis singel baru berjudul There’s No Way. Lagu ini dibawakan duet bersama Julia Michaels.

Musisi asal Amerika itu sebelumnya melejit lewat singel I Like Me Better. Lagu ini bahkan telah meraih double platinum di Amerika dan triple platinum di Australia.

(ELG)

Sammy Simorangkir dan Saykoji akan Tampil di Indonesia Gospel Festival 2018

Jakarta: Lebih dari 20 musisi gospel dari berbagai gereja Indonesia dan mancanegara akan tampil dalam festival musik Indonesia Gospel Festival (IGF) 2018. Acara besutan Artha Meris Simbolon dari PT Sari Pacific ini digelar pada Sabtu, 10 November 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

Dalam acara ini, sejumlah musisi Tanah Air seperti Sari dan Sammy Simorangkir, Saykoji, Barry Likumahuwa, Sidney Mohede, dan sejumlah musisi tampil memeriahkan festival musik gereja ini. Melalui festival musik ini, Artha Meris berharap dapat membawa generasi muda semakin dekat dengan Tuhan dan memiliki nilai positif bagi Indonesia di masa depan.

“Melalui IGF ini, saya ingin menyatukan berbagai masyarakat lintas gereja baik Kristen maupun Katolik untuk bisa berdampingan dengan musik sebagai medium pemersatu,” papar Artha Meris Simbolon dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id.

Artha juga memaparkan keikutsertaannya dalam festival musik gereja tersebut.

“Keterlibatan saya di IGF ini adalah sebagai bentuk rasa syukur saya kepada Tuhan atas segala kebaikan yang selama ini sudah dilimpahkan kepada saya. Ada sebuah peristiwa besar dalam hidup saya yang telah membuat saya terjatuh dan merasa tidak berdaya, tetapi Puji Tuhan berkat pertolongan-Nya saya bisa bangkit dan mempunyai kepercayaan diri untuk bangkit kembali,” ungkap Artha.

Aditya Putra, Ketua Panitia Indonesia Gospel Festival 2018 ingin melanjutkan kesuksesan IGF di tahun sebelumnya. Ia ingin melakukan gerakan pemulihan kebangkitan dan kepercayaan bagi generasi muda.

“Menggabungkan seni dan musik, festival ini menjembatani dua gaya kreatif dalam satu wadah. Para pengunjung akan dapat menikmati keindahan estetika dan inspirasi luar biasa yang ditampilkan di Indonesia Gospel Festival 2018,” tutur Aditya.

Pagelaran IGF tahun kedua kali ini juga akan menghadirkan musisi gospel Amerika peraih Grammy, Israel Houghton & New Breed serta 3RDWave dari Korea.

Selain pentas musik gospel, IGF 2018 juga menghadirkan berbagai tenant food and beverage, food truck, komunitas dan ragam fasilitas lain.

Tahun lalu IGF sukses mengumpulkan lebih dari 6.000 anak muda Indonesia dan dari berbagai negara dengan diiringi aksi panggung 23 musisi gospel.

Terkait detail acara dapat mengunjungi laman indonesiagospelfestival.com.

 
(ELG)

Aksi Spektakuler Mariah Carey di Borobudur

Yogyakarta: Penyanyi Mariah Carey sukses menggetarkan Indonesia dalam konser Himbara Borobudur Symphony 2018 – Mariah Carey Live In Concert di Taman Lumbini Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Indonesia, Selasa 6 November 2018 malam. Atraksi penerima lima kali grammy award  ini memukau seluruh penonton yang hadir.

Masuk ke dalam panggung, sang diva langsung menyapa penonton dengan ramah. “Hallo Indonesia,” sapa Mariah Carey kepada ribuan penggemarnya yang hadir memenuhi arena mega konser.

Tak banyak bicara, ia langsung menggebrak panggung dan menyanyikan lagu Fly Away. Riuh suara penonton semakin menjadi ketika penyanyi berusia 48 tahun ini menyertakan beberapa penari latarnya untuk menggambarkan isi lagu ke dalam bentuk gerak.

“Terima kasih,” ujar Mariah Carey dengan senyum yang terpancar di wajahnya usai selesai bernyanyi.

Suasana pun terasa sangat hangat. Seperti ada rindu yang baru saja terpenuhi antara Mariah Carey dengan ribuan penggemarnya. Dan penampilannya pun kembali dilanjutkan dengan dibawakannya Honey sebagai lagu kedua dalam konser yang dihadiri oleh pengunjung yang berasal dari berbagai negara di dunia itu.

Selain Fly Away dan Honey, selama kurang lebih 1,5 jam, penyanyi yang mengawali karier profesionalnya di industri musik sejak akhir tahun 1980-an itu membawakan 16 karya terbaiknya. Lagu-lagu yang ia tampilkan diantaranya, Shake it Off,  Make it Happen, Fantasy, Always Be My Baby, Love Takes Time, Emotions, Beautiful, dan The Distance.

Selama aksi berlangsung, Marey Carey tampil prima. Energinya tak pernah surut. Dengan energik, wanita asal Amerika Serikat ini menari bersama penari latar sambil menjelajahi panggung.

Sesekali ia berduet dengan penyanyi latarnya. Penampilan spektakulernya didukung dengan pencahayaan yang dinamis dan latar belakang Candi Borobudur yang megah. Perpaduan ini menciptakan pertunjukan yang memukau.

Diva legendaris ini menutup konsernya dengan melantunkan Hero. Lagu ini menjadi klimaks penampilan Mariah Carey dalam konsernya yang mengundang banyak decak kagum tersebut.

Selama konser berlangsung, penonton ikut bernyanyi dan berdendang sembari mengabadikan moment dengan ponsel. Setidaknya lebih dari 7.000 penonton yang berdatangan dari berbagai negara di dunia.

Tama, salah satu pengunjung asal Jakarta menuturkan, konser yang mendatangkan artis mancanegara dan digelar di daerah merupakan sebuah hal positif. Sebab, selama ini konser-konser bertaraf internasional selalu terpusat di Jakarta.

“Saya senang sekali bisa menonton konser internasional di daerah, secara ekonomi ini menguntungkan perekonomian, sehingga menjadi merata. Saya berharap hal seperti ini terus terjadi, apalagi ada sinergi yang dilakukan oleh beberapa BUMN. Ini bagus sekali. Hal ini bisa membuat  Indonesia menjadi lebih mendunia dengan Borobudur-nya,” jelas Tama.

Borobudur Symphony merupakan sebuah helatan musik bertaraf internasional yang pertama kali diperkenalkan di tahun 2018. Gelaran musik yang dipromotori oleh PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko menjadi hasil di mana proses kolaborasi dari dua mahakarya, yakni mahakarya Candi Borobudur sebagai World Heritage disandingkan mahakarya musik dari para pesohor dunia secara bersamaan dalam satu gelaran.

(ELG)

Rahasia Kenny G Tetap Prima Bermain Saksofon Sejak 1980-an

Jakarta: Kenny G termasuk musisi yang konsisten dalam dunia musik. Sejak menelurkan album debut self-titled (1982) bersama Arista Records, ia terus bermain musik jazz dengan saksofon hingga saat ini.

Musisi berusia 62 tahun rupanya memiliki kiat khusus untuk tetap tampil prima di atas panggung. Ia bukan tipikal musisi yang total melakukan geladiresik atau persiapan panggung saat jelang konser.

“Saya melakukan olahraga (rutin) bahkan hari ini. Saya pergi ke gym untuk berolahraga. Saya berlatih 2 jam sehari. Saya bangun sekitar pukul 7 atau 7.30 pagi dan saya mulai berlatih. Lalu saya sarapan,” ungkapnya dalam sesi wawancara di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, Senin, 5 November 2018.

“Berlatih terlalu sering jelang konser bisa membuat saya kelelahan. Mungkin itulah kenapa saya suka berlatih. Ketika konser itu berlangsung, saya tidak terlalu banyak menghabiskan energi,” sambungnya.

Soal makanan, Kenny G bahkan sangat teratur. Ia hanya menyantap sushi di mana pun ia berada ketika sedang melakukan tur atau menggelar konser.

“Setiap kali tur saya selalu suka menyantap masakan Jepang karena rasanya nyaman untuk perut saya. Setiap pukul 1 siang makan sushi,” terangnya.

Selain makanan dan kesehatan, Kenny G tampak begitu memperhatikan keteraturan waktu di setiap konsernya. Pada Selasa, 6 November 2018 sekitar pukul 14.00 WIB Kenny G akan melakukan gladi resik di The Hall Kasablanka. Ia termasuk musisi yang tidak memiliki persiapan khusus tetapi disiplin waktu di setiap jelang konsernya.

“Saya akan menuju ke tempat konser sekitar pukul 2 siang, melakukan persiapan selama 2,5 jam. Lalu sound check selama 2 jam. Tidak ada spesial karena di setiap konser kami melakukan persiapan yang sama. Namun, bukan berarti Indonesia tidak spesial. Setiap kali kami akan konser, kami membuatnya spesial. Tidak ada tempat yang dibuat lebih spesial. Besok yang menjadi perhatian saya adalah konser di Jakarta,” paparnya.

Konser Kenny G akan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, aksi panggung pemain saksofon asal Seattle itu akan dibuka dengan penampilan Ardhito Pramono selama 30 menit.

Setelah Jakarta, Kenny G akan menghibur penikmat musik soft-jazz di Singapura dan Bangkok.

(ELG)

Kawasan Taman Ismail Marzuki akan Direvitalisasi

Jumpa pers 50 tahun Taman Ismail Marzuki, di TIM, Senin, 5 November 2018. (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)

Pemprov DKI Jakarta hendak melakukan revitalisasi ulang Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM), menyusul revitalisasi yang tuntas dan baru diresmikan pemerintah sebelumnya tahun lalu. Gubernur Anies Baswedan akan mengumumkan rencana besar revitalisasi ini pada Sabtu, 10 November 2018.

Pengumuman tersebut menjadi bagian dari festival perayaan 50 tahun TIM bertajuk “Seni Bersama, Bersama Seni” yang akan digelar selama lima hari pada 7-11 November mendatang. Proyek revitalisasi dirancang Pemprov DKI bersama arsitek Andra Matin.

“Detailnya nanti tanggal 10 November,” kata Ketua Tata Usaha Taman Ismail Marzuki Verony Sembiring dalam jumpa pers di TIM, Senin, 5 November 2018.

Pada 7 Juni, Anies mengeluarkan Keputusan Gubernur 1018 Tahun 2018 tentang Tim Revitaliasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki. Lewat keputusan ini, Pemprov DKI menunjuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersama lima perwakilan seniman untuk menjadi tim revitalisasi.

Anggaran proyek diajukan ke RAPBD Perubahan SBOBET 2019, yaitu Rp446,2 juta yang meliputi pengkajian ulang sebesar Rp173,2 juta dan honor tim sebesar Rp273 juta.

Tahun lalu, kawasan TIM sebetulnya baru saja mengalami revitalisasi berupa perbaikan Gedung Teater Jakarta, Gedung Graha Bhakti Budaya, Plaza Teater Jakarta, kios kuliner, serta situs web resmi. Revitalisasi selesai dan diresmikan oleh Gubernur Djarot Syaiful Hidayat pada 12 Oktober 2017.

Sementara itu, TIM akan berusia 50 tahun pada 10 November mendatang. Pemprov DKI akan mengadakan festival lintas seni dan generasi selama lima hari pada 7-11 November. Sejumlah penampil utama antara lain OM Pancaran Sinar Petromaks, White Shoes and the Couples Company, Kunto Aji, Maliq & D’Essentials, dan wayang kulit dari dalang Ki Sigid Ariyanto.

Fajar Satritama dan Ikmal Tobing Mencari Talenta Baru Drummer Indonesia

Jakarta: Kompetisi drum secara online bertajuk Tama Groove Session kembali digelar tahun ini. Ketika pertama kali digelar pada 2017, Tama Groove Session berhasil menjaring ratusan peserta berbagai daerah di Indonesia.

Mahkota Musik Indonesia (MMI) selaku penyelenggara kembali membuka kesempatan kepada drummer Indonesia untuk berkompetisi dalam Tama Groove Session 2018. Tama Groove Session bisa disebut sebagai event internasional karena ajang ini juga diadakan di Tiongkok.

Untuk tahun ini, Tama Groove Session Indonesia 2018 diisi oleh juri-juri yang memang terkenal di bidangnya. Sebut saja seperti Fajar Satritama yang saat ini mengisi posisi drum band Edane dan God Bless. Dari Indonesia masih ada Tigor Nainggolan dan Ikmal Tobing yang biasa tampil mengiringi sejumlah musisi.

“Kami percaya bahwa dengan kompetisi ini, akan lahir bibit-bibit unggul yang memiliki potensi untuk menjadi musisi drum besar dan mampu untuk go international. Kami yakin bahwa di Indonesia banyak sekali drummer-drummer berbakat dengan kemampuan luar biasa yang belum memiliki kesempatan untuk tampil di blantika musik Indonesia,” kata pihak penyelenggara dalam siaran pers yang diterima Medcom.id

Selain drummer Indonesia, ajang ini juga menghadir penabuh drum internasional yang tak kalah mentereng. Ada Kaz Rodriguez, Fuyu dan Noriaki Kumagai. Selain dikenal sebagai drummer, mereka juga sering terlibat sebagai juri di ajang kompetisi drum internasional.

Tama Groove Session 2018 dimulai dari 1 November 2018 hingga 31 Desember 2018. Dengan durasi kontes lebih lama itu, para peserta diharapkan memberikan kemampuan terbaik mereka lewat karya yang apik.

Para peserta dapat berpartisipasi dalam kompetisi dengan mengirimkan Entry Video sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan. Formulir pendaftaran bisa didapatkan di laman bermusik.co.id. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada Januari 2019.

“Sistem kompetisi online ini juga sangat adil karena kami memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempelajari backing track yang harus di fill in. Peserta memiliki waktu yang banyak untuk bermain dan berimprovisasi menurut gayanya, karena kompetisi ini juga membebaskan peserta untuk memilih apapun style musik yang mereka inginkan. Sekali lagi, semua akan dilihat bagaimana hasil akhir dari semua eksplorasi musik yang mereka lakukan pada backing track tersebut,” paparnya.

Para pemenang pertama Tama Groove Session 2018 nantinya berhak membawa pulang satu set drum New Tama Starclassic Walnut Birch senilai Rp40 juta dan berangkat ke luar negeri. Sedangkan juara kedua akan mendapatkan New Snare Drum Tama, juara ketiga akan meraih dobel pedal Tama.

“Kami percaya bahwa Tama Groove Session 2018 akan membuka kesempatan bagi drummer-drummer di seluruh tanah air untuk menunjukkan diri kepada dunia dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkiprah, bukan hanya nasional tetapi juga internasional,” tutup penyelenggara.

 
(ELG)

Nola BE3 Menilai Lagu-lagu Anak Kian Berkembang

Naura dan Nola BE3. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Nola BE3 tampak memberikan dukungan penuh pada anak perempuannya, Naura berkecimpung di industri musik. Putrinya tersebut dibimbing mulai dari album debut Dongeng (2013).

Melihat perkembangan musik Indonesia, Nola menganggap potensi pasar musik anak di Indonesia sekarang kian beragam. Termasuk bisa menjanjikan.

“Menjanjikan kayaknya, makin tahun musik anak-anak makin berkembang, makin banyak anak-anak Indonesia mencoba peruntungan di industri musik,” kata Nola kepada Medcom.id di kawasan Jakarta Selatan, Jumat, 2 November 2018.

Ia berpendapat, untuk persebaran lagu-lagu anak di Indonesia hanyalah soal selera.

“Masalah diterima apa tidak diterima itu dikembalikan lagi ke masyarakat pecinta musik Indonesia. Bahkan sebelum Naura juga banyak penyanyi anak yang sebenarnya ada tapi belum muncul saja di permukaan,” paparnya.

Soal genre musik Naura pada album keempat ini Naura masih menyuarakan cinta dalam bentuk universal. Genre musik kini pun kian beragam dengan masukan jenis musik dari luar Indonesia. Sehingga, Nola tidak sepakat jika saat ini industri musik tengah dikuasai satu genre musik saja.

“Kalau genre apa aja ya, kalau musik karena masalah selera. Karena genre macam-macam ada hip hop, pop. Tapi buat aku sekarang beragam deh. Musik Indonesia sudah beragam, masuk dari luar. Sudah enggak ada genre-genrean sekarang,” paparnya.

(ELG)

Blackpink Dijadwalkan Dua Kali Mampir ke Indonesia

Jakarta: Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa akan segera bertandang ke Indonesia. Untuk kali pertama Blackpink dalam formasi lengkap akan menghibur para penggemar Blackpink di tanah air. Sebelumnya, sekitar Juli-Agustus lalu Lisa lebih dulu datang dalam rangka peluncuran YG Official Shopee di Indonesia.

Pada 19 November nanti, Blackpink datang ke Indonesia dalam rangka memeriahkan acara Road to 12.12 Shopee Birthday Sale. Sebagai pembuka acara beberapa musisi tanah air juga ikut tampil di antaranya GAC, Rizky Febian, Via Vallen, dan Bunga Citra Lestari.

Sementara itu, pihak YG Entertainment pun merilis kedatangan kali kedua Blackpink ke Indonesia. Jadwal kedua ini dirilis pada 1 November 2018. Kedatangan kali kedua Blackpink nantinya dalam rangka tur bertajuk 2019 World Tour [In Your Area].

Merujuk pada poster resmi pada Allkop, sudah ada tujuh lokasi yang akan dihampiri kuartet asal Korea Selatan itu. Jadwal pertama dimulai di Bangkok pada 12-13 Januari 2019, disusul Jakarta pada 20 Januari 2019, Hong Kong pada 26 Januari 2019, Manila pada 2 Februari 2019, Singapura pada 15 Februari 2019, Kuala Lumpur pada 23 Februari 2019, Taipei pada 3 Maret 2019. Ada beberapa lokasi lain yang akan menjadi destinasi Blackpink tetapi belum ada rilisan resmi.

Kiprah Blackpink belakangan ramai ke permukaan industri hiburan. Jennie siap melakukan debut solo dalam konser Blackpink di Seoul pada 10-11 November 2018. Sementara proyek singel Solo akan dirilis resmi pada 12 November. Proyek solo Jennie nantinya akan disusul ketiga personel Blackpink lain.

Pada 19 Oktober lalu Dua Lipa merealisasikan proyek kolaborasi dengan Blackpink dengan merilis singel Make Up and Kiss. Lagu ini dibawakan dalam dua bahasa, Dua Lipa dengan bahasa Inggris dan dikombinasi dengan Blackpink menggunakan bahasa Korea.

Pada 15 Juni 2018 lalu, Blackpink kembali merilis satu singel hit Ddu-du Ddu-du. Video musik ini berhasil menembus angka 450 juta tayangan dalam waktu 4 bulan 15 hari. Capaian ini berhasil menembus rekor BTS dalam singel DNA yang meraih angka 450 juta tayangan dalam waktu 10 bulan.

(ASA)

Once Mekel: Enggak Gampang Bikin Lagu Ngetop

Once (Foto: Dok. MI)

Jakarta: Internet dan distribusi digital membawa perubahan besar bagi industri musik, salah satunya persaingan yang lebih terbuka sekaligus ketat. Hal ini dirasakan pula oleh Once Mekel, penyanyi eks vokalis Dewa yang belakangan aktif sebagai salah satu direktur label Jagonya Music and Sport Indonesia.

Perubahan itu yang turut menjadi pertimbangan Once untuk menunda rilis karya baru. Setelah album solo kedua Intrinsik pada 2015, Once baru merilis dua singel, yaitu soundtrack film Terbang dan lagu kolaborasi Menaklukkan Dunia untuk Asian Games 2018.

“Bikin (lagu) sih, bikin terus,” kata Once saat ditemui usai tampil di Konser Solidaritas Indonesia di Cilandak, Selasa malam, 31 Oktober 2018.

“Tapi zaman sekarang, enggak gampang bikin lagu ngetop. Sudah banyak banget yang bikin lagu. Kadang saya berpikir, bikin lagu itu kayak garam dan lautan – sudah asin, kok diasini,” tuturnya.

Kendati begitu, tidak ada kata berhenti bagi Once. Dia menyatakan tetap terus berkarya kendati hanya menjadi “satu titik kecil”. Selain singel, Once juga berencana membuat album kolaborasi.

“Saya terus berusaha untuk berarti bagi musik Indonesia, terus berkarya, menjadi satu titik kecil di antara sinar-sinar yang lain,” ungkapnya.

Setelah keluar dari grup Dewa pada 2011, Once telah merilis dua album solo. Dalam ajang Asian Games 2018, dia dan Shakira Jasmine berduet membawakan salah satu lagu resmi berjudul Menaklukan Dunia. Belum lama ini, Once tampil dalam panggung reuni Dewa 19 bersama Ari Lasso di Synchronize Festival 2018.

(ELG)

The Beatles Rilis Video Musik Terbaru Lagu Glass Onion

Los Angeles: Jelang perilisan The White Album The Beatles pada 22 November 2018, video musik dari salah satu singel pada album yakni Glass Onion dirilis dalam bentuk baru.

Video musik berisikan kompilasi foto animasi, film, dan sketsa yang dibentuk dalam poster baru. Materi ini dikumpulkan oleh sang basis, Paul McCartney bersama sutradara Richard Hamilton.

Bulan lalu The White Album telah dikonfirmasi akan dirilis untuk selebrasi perayaan 50 tahun sejak album klasik tersebut diriilis perdana pada 22 November 1968.

Edisi terbaru dari double LP ikonik ini dikemas dalam bentuk serial dan tampilan mewah dengan pencampuran 30 lagu di dalamnya. Terdapat 27 demo akustik dan 50 lagu yang belum sempat dirilis resmi ke publik.

Belum lama ini, terdengar proyek film biopik John Lennon dan Yoko Ono yang akan digarap sutradara Jean-Marc Vallee, sutradara di balik serial HBO Big Little Lies and Sharp Objects.

Pada awal Oktober lalu, Yoko Ono baru merilis cover singel Imagine, lagu yang dipopulerkan oleh sang suami John Lennon. Lagu itu dirilis dalam rangka memperingati ulang tahun John Lennon yang ke-78. John Lennon sendiri telah meninggal dunia pada 1980 dalam usia 40 tahun.

(ELG)

Blackteeth Rilis Video Musik Halilintar

Jakarta: Grup musik rock Black Teeth merilis video musik singel terbarunya Halilintar. Lagu ini adalah bagian dari album terbaru mereka yang dirilis bertepatan dengan Recore Store Day, 21 April 2018.

Black Teeth tampak berbeda di lagu ini. Dalam durasi 1 menit 29 detik, Black Teeth membawakan lagu dengan lebih sopan tanpa lirik vulgar dan caci maki. Lagu ini memberikan pesan-pesan positif bagi pendengarnya.

“Lagu ini bercerita tentang semangat juang tinggi dalam menghadapi berbagai macam problema dalam hidup. Halilintar di sini sebagai simbol, bahwa setiap orang mempunyai potensi dan kekuatan yang dahsyat untuk mencapai tujuan hidupnya,” jelas Satriyo, vokalis Black Teeth dalam keterangan tertulisnya.

Menariknya, video musik ini dikerjakan hanya bermodal smartphone. Di sini, ia berperan sebagai sutradara, DOP, editor, sekaligus talent. “Jadi, hemat biaya produksi,” tuturnya.

Video musik Halilintar bercerita tentang semangat seorang pemuda yang berusaha mencapai tujuannya.

“Video lirik dengan cerita seorang pemuda yang bangun dari tidurnya kemudian berlari ke suatu tempat yang menjadi tujuannya. Di tengah perjalanannya muncul godaan dan rintangan. Namun, pemuda tersebut akhirnya berhasil ke tempat tujuan,” paparnya.

Black Teeth saat kini digawangi empat personel sbobet indonesia yakni Satriyo (vokal), Arya Novanda (gitar), Jerremia L. Gaol (bass), dan Morris Orah (drum). Formasi ini ditetapkan setelah Christopher Bollemeyer dan Eno Gitara memilih hengkang.

Sejak debut karier mereka pada 2014, sudah ada 2 album dan 1 EP yang dirilis. Album pertama dirilis pada September 2014 dan album kedua dirilis pada Oktober 2016 melalui Demajors sebagai distributor. Sementara untuk EP dirilis pada April lalu melalui label rekaman milik Black Teeth, Gigi Hitam.

 

(ASA)

Ian Antono Sebut Sheila On 7 Band Bagus

Ian Antono saat tampil di Synchronize Festival 2018 (Foto: Medcom.id/Shindu Alpito)

Yogyakarta: Gitaris God Bles, Ian Antono, berkomentar tentang beberapa band yang ada di industri musik Indonesia.

Ditemui di sebuah hotel di Yogyakarta, gitaris yang kini berusia 68 tahun itu menyebut dua nama band yang cukup membuatnya terkesan.

“Saya banyak dengar (band era sekarang) dari anak saya, si Rocky.”

“Banyak (yang bagus), di antaranya Edane. Ada band kayak Sheila On 7 yang secara pop bagus,” ujar Ian.

Edane, grup yang disebut Ian merupakan grup rock yang dibentuk oleh Eet Sjahranie. Eet sendiri sempat menggantikan Ian saat vakum dari God Bless di era 1990-an.

Tahun ini grup musik Ian, God Bless, memasuki usia 45 tahun. God Bless akan menggelar konser ulang tahun pada 3 dan 4 November 2018 di Auditorium – Telkom Landmark Tower, Jakarta.

(ASA)

Megadeth Maksimal di Jogjarockarta

Yogyakarta: Megadeth merupakan keluarga “The Big Four” paling sering datang ke Indonesia. Dari empat kali kedatangan, dua di antaranya Megadeth tampil di luar Jakarta. Pada Sabtu, 27 Oktober 2018, Megadeth tampil di Stadion Kridosono, Yogyakarta dalam festival musik rock Jogjarockarta.

Dave Mustaine hadir di Jogja sejak Kamis, 25 Oktober. Kedatangan lebih awal bukan mereka lalukan untuk plesir, tapi untuk mempersiapkan konser agar maksimal. Pada Jumat sore, H-1 konser,  Dave turun tangan langsung untuk memimpin sound check. Dari sini kita melihat bagaimana grup berusia 35 tahun itu sangat detail untuk urusan penampilan.

Beredar juga kabar bagaimana Dave sangat memperhatikan hal kecil saat sound check. Dia mengatur ketinggian stand microphone seluruh personel Megadeth, hingga mengatur tata letak pengeras suara yang mungkin akan menghalangi penonton saat melihat aksi panggungnya. Semua itu tidak luput dari perhatian Dave.


(Foto: Agustinus Shindu Alpito)

Jogjarockarta sejak tahun pertama punya konsep unik soal tata panggung. Mereka menggelar dua panggung, satu untuk para penampil lokal, satu lagi untuk band utama.

Hasil dari etos kerja Dave untuk urusan panggung berbuah manis di Yogyakarta. Sependengaran kami, Megadeth mampu memproduksi suara yang sangat baik. Terdengar pas. Detail-detail suara tersampaikan dengan baik.


(Foto: Agustinus Shindu Alpito)

Pada awal penampilan, Dave mengatakan bahwa mereka rela terbang jauh-jauh dari Amerika ke Indonesia untuk satu kali konser. Ini menunjukan bagaimana Dave menganggap penggemarnya adalah sesuatu yang sangat penting.

Benny, seorang wartawan senior sekaligus penggemar sejati Megadeth yang ikut menyaksikan Megadeth di Jogjarockarta punya pandangan tersendiri atas sosok Dave yang unik itu.

“Dalam wawancara dengan Billboard, Dave sempat bilang bahwa selama bernapas, Megadeth akan datang ke manapun mereka diinginkan,” ujar Benny mengomentari bagaimana sang legenda yang saat ini berusia 57 tahun, namun masih tetap setia menyambangi penggemarnya yang tersebar di penjuru-penjuru dunia.


(Foto: Agustinus Shindu Alpito)

Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, usai penampilan Megadeth mengatakan bahwa pihaknya baru dikabari bahwa aksi Megadeth di Kridosono adalah penutupan dari tur album Dystopia mereka. Sebuah album yang membawa mereka meraih Grammy Awards untuk pertama kali setelah lebih dari 30 tahun bermusik.

Kilas balik ke tahun 1983, saat itu Dave dipecat oleh Metallica karena alasan sikapnya yang sering kelewat batas, kecanduan alkohol dan narkoba. Sebuah peristiwa yang benar-benar mengubah hidup Dave. Saat itu Dave sangat terpuruk. Dia merasa tidak pernah diperingatkan sebelumnya dan tidak pernah mendapat kesempatan kedua. Telak.


(Foto: Agustinus Shindu Alpito)

Belum selesai sampai di situ, Metallica bukan dengan pesawat memulangkan Dave ke California dari New York. Melainkan dengan bus. Lagi-lagi, sebuah perlakuan yang menyakitkan.

Rasa sakit hati itu pada akhirnya membawa Dave pada motivasi untuk “mengalahkan” Metallica.

Dalam perjalanan bus yang membosankan, Dave memutuskan untuk menulis lirik pada secarik kertas. Halaman utama kertas itu bertuliskan pesan dari Senator Alan Cranston, “The arsenal of megadeath can’t be rid.”

Kata “megadeath” menginspirasi Dave. Dia merasa itu adalah idiom yang bakal keren jika jadi nama band metal. Akhirnya, Dave menghilangkan huruf “a” pada “death,” hingga jadi “megadeth.”

Dalam perjalanannya, cita-cita Dave terwujud. Megadeth jadi salah satu band paling berpengaruh dalam ranah thrash-metal. Layak bersanding dengan Metallica yang pernah mencampakannya. Lebih baiknya lagi, dalam beberapa kesempatan Dave mengaku sudah “move-on” dari peristiwa menyakitkan itu.


(Foto: Agustinus Shindu Alpito)

15 ribu penonton Jogjarockarta jadi saksi bagaimana Dave bersama Megadeth tampil maksimal di hadapan mereka. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo jadi salah dari belasan ribu penonton.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya diundang langsung oleh Megadeth via Twitter, berhalangan hadir. Namun, Jokowi memberikan pesan video yang diputar sesaat sebelum Megadeth tampil.

“Saya penggemar Megadeth, band rocknya Dave Mustaine, saya suka lagu Sweating Bullets, Ashes In Your Mouth, dan Wake Up Dead, tapi enggak tahu nanti dimainkan atau tidak. Selamat menonton semuanya,” ucap Presiden ke-tujuh Indonesia itu.

Dua dari lagu yang disebut Jokowi pada akhirnya dimainkan oleh Megadeth, yaitu Sweating Bullets dan Wake Up Dead.

Selain itu, mereka membawakan antara lain Hangar 18, Tornado of Souls, Threat is Real, The Conjuring, A Tout Le Monde, Trust, dan tentu saja Dystopia.

Holy Wars…The Punishment Due dari album Rust In Peace dipilih Dave sebagai tanda perpisahan mereka.

Sampai jumpa lagi, Megadeth!
    

(DEV)

Singel Terbaru Zak Abel Ditulis Bersama Penulis Lagu “Lust Life” Zara Larsson

Zak Abel. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Musisi pendatang baru asal Inggris Zak Abel belum lama ini merilis singel terbaru You Come First. Lagu ini dirilis melalui platform digital sejak 19 Oktober 2018.

Menurut penyanyi berusia 23 tahun ini, lagu You Come First bercerita tentang pentingnya cinta. Lagu ini dibawakannya bersama rapper Saweetie.

“Lagu itu bercerita tentang menempatkan bagaimana menempatkan cinta sebagai yang utama. Seseorang yang Anda hargai dan cintai, prioritas dalam hidupmu,” kata Zak saat berkunjung ke Kantor Warner Music Indonesia, belum lama ini.

Lagu ini ditulisnya bersama Iman Conta Hultén, salah satu tim kreatif penulis lirik lagu Lust Life yang dibawakan Zara Larsson. Iman juga merupakan penyanyi asal Swedia.

“Kami bercerita tentang hidup. Dia sedih dengan hubungannya dan ketika pacarnya memperlakukan dengan tidak baik. Ini adalah satu proyek pertama kami,” ungkap Zak.

Sebagai musisi, Zak mengaku jatuh cinta pada musik seseorang melalui melodi. Salah satu lagu favoritnya Between the Bars yang dipopulerkan Elliott Smith.

People you’ve been before that you. Don’t want around anymore. Aku sangat menyukai frasanya, karena ia selalu berubah sebagai manuisa dan kita bisa menghabiskan waktu dengan orang berbeda. Seperti Anda tidak menyukai seseorang dan Anda tahu orang itu sejak lama. Lagu ini seperti memiliki banyak perspektif,” katanya.

 
(ELG)

BTS Senang Kembali Berkolaborasi dengan Steve Aoki

Jakarta: Bangtan Boys (BTS) kembali digandeng oleh produser sekaligus musisi Steve Aoki. Kali ini musisi lintas negara tersebut berkolaborasi dalam singel Waste It On Me.

“Kami senang untuk kolaborasi yang penuh makna ini. Lagu ini begitu luar biasa, kami merasa nyaman bekerja dalam proyek ini. Ini adalah lagu pertama kami yang seutuhnya menggunakan bahasa Inggris,” ungkap BTS, dilansir dari NME.

“Menyenangkan saat melakukan proses rekaman lagu. Kami berharap ini akan menjadi hadiah terbaik untuk penggemar kami,” lanjutnya.

Lagu ini masuk dalam album terbaru Steve Aoki Neon Future III yang akan dirilis pada 9 November mendatang.

Sebelumnya, Steve Aoki berkolaborasi dengan BTS dalam singel remix Mic Drop untuk album BTS Love Yourself: Answer. Video ini dikabarkan berhasil menembus angka 365 juta kali diputar di YouTube.

Selain BTS, Steve Aoki berkolaborasi dengan sejumlah musisi dalam album terbarunya yaitu Louis Tomlinson, Bella Thorne, Blink-182, Lil Yachty, serta Daddy Yanke.

Di samping itu, leader BTS Kim Namjoon (Rap Monster) merilis proyek solonya yakni mono, berkolaborasi dengan duo musisi elektronik Honne dan grup band indie Korea Nell serta penyanyi K-pop eAeon.

Pada 15 November nanti BTS merilis film dokumenter Burn The Stage yang menampilkan kenangan mereka saat melalui 2017 Wings Tour.

(ELG)

Dengarkan Dia Tanpa Ekspektasi Tinggi saat Rilis Lagu Rindu

Jakarta: Grup musik Dengarkan Dia baru saja merilis lagu berjudul Rindu. Lagu milik duo yang terdiri dari Ayudia Bing Slamet dan Ditto ini bersyukur karena lagu barunya mendapat respons positif.

Sejak dirilis beberapa waktu lalu, Ayudia menyebut lagu barunya mulai merangsek di tangga lagu sejumlah radio di Indonesia. Sebut saja seperti ada di posisi dua di tangga lagu di Gen FM dan I Radio.

“Luar biasa banget bahagianya. Tidak menyangka bisa menemani hari-hari orang banyak, dan kita memang tidak mempunyai ekspektasi apapun. Pokoknya kami senang banget,” kata Ayudia Bing Slamet dalam keterangan tertulisnya.

Pasangan suami istri ini pun mengungkapkan jika mereka tidak punya ambisi terlalu tinggu saat membuat lagu Rindu. Saat itu, mereka hanya hendak mengungkapkan isi hati bicara soal kerinduan.

“Yang jelas kami bikin lagu ini simpel saja, jujur dan sengaja bikin seringan mungkin biar bisa dinikmati sama siapa saja,” ujarnya.

Untuk semakin memperkenalkan lagu terbaru mereka, Dengarkan Dia rencananya menggelar mini konser di Yogyakarta pada 15 Desember 2018. “Hal ini kami lakukan agar bisa lebih dekat dengan pendengar, nyanyi bareng dan seru-seruan di Pulau Jawa, tentunya akan menyusul ke kota-kota berikutnya,” tutupnya.
(ELG)

CL dan Black Eyed Peas Berkolaborasi

Seoul: Lee Chae-rin atau yang lebih populer dengan nama panggung CL kembali berkolaborasi dengan musisi Amerika Serikat. Kali ini ia digandeng Black Eyed Peas dalam singel kolaborasi Dopeness.

Dopeness merupakan nomor lagu dalam album terbaru Black Eyed Peas bertajuk Master of the Sun yang akan dirilis pada 26 Oktober mendatang.

Sebelumnya, mantan personel 2NE1 tersebut berkolaborasi dengan sejumlah musisi EDM Amerika Serikat seperti Diplo dalam lagu Doctor Pepper, serta bersama Skrillex di singel Dirty Vibe. 

CL bukan orang baru di lingkaran proyek musik Black Eyed Peas. Musisi di bawah naungan agensi YG Entertainment itu sebelumnya sempat berkolaborasi dengan personel Black Eyed Peas, will.i.am dalam singel Gettin’ Dumb pada 2013. 

Mereka juga berkolaborasi saat beraksi di panggung 2011 Mnet Asian Music Awards (MAMA) dan 2017 Summer Sonic Festival di Jepang.

Kolaborasi musisi lintas negara dan budaya bukan kali ini saja dilakukan. Belum lama ini musisi asal Inggris Dua Lipa menggandeng Blackpink dalam singel Kiss and Make Up. Boyband BTS juga dilirik oleh sejumlah musisi Amerika Serikat untuk berkolaborasi. Mereka menelurkan satu singel kolaborasi dengan Steve Aoki berjudul Mic Drop.
 

(ASA)

Gitar Terakhir Prince Dilelang

Jakarta: Memorabilia dari musisi Prince dilelang. Sebuah gitar Collings 290 berwarna putih rencananya akan dilelang dalam Julien’s Auction Sale di Hard Rock Cafe, New York pada bulan November. Gitar itu diharapkan dapat terjual seharga USD80 ribu atau setara Rp1,21 miliar.

Gitar tersebut pernah dipakai Prince dalam aksi panggungnya konser penghormatan untu Ray Charles di Chanhassen Dinner Theater di Minneapolis pada 12 Maret 2016. Dalam acara itu, Prince bermain solo. Tak disangka itu menjadi panggung terakhirnya sebelum meregang nyawa pada 21 April 2016 akibat overdosis. Prince meninggal dunia dalam usia 57 tahun.


Gitar Collings 290

Selain gitar, beberapa memorabilia yang juga dilelang antara lain jaket motor dari film Purple Rain, setelan couture wool merah besutan Gianni Versace yang dikenakan saat menjadi model majalah Esquire Gentleman 2005, serta kemeja glitter yang dikenakan saat tur musik New Power Soul.

Selain properti Prince, beberapa memorabilia dari Madonna, Michael Jackson, Elvis Presley serta Jimi Hendrix juga ikut dilelang.

Pada Mei 2018, gitar elektronik seri Cloud berwarna kuning khusus kepunyaan Prince Rogers Nelson telah terjual seharga Rp3 Miliar di acara pelelangan Julien’s Auctions dalam tajuk Music Icons: Property from the Life and Career of Prince.
 
(ASA)

Gugat Lagu yang Dipopulerkan Usher, Pria Ini Dapat Rp672 Miliar

Pennsylvania: Daniel Marino, seorang penulis lagu asal Philadelphia, menang dalam kasus gugatan hak cipta lagu Bad Girl yang dipopulerkan oleh penyanyi Usher. Kasus ini telah berjalan selama tujuh tahun dan akhirnya, secara hukum Daniel tercatat sebagai satu dari tiga pemilik hak cipta lagu tersebut.

Menurut laporan Rolling Stone, gugatan Daniel diajukan ke pengadilan bersama dengan sejumlah gugatan lain terkait lagu Bad Girl. Kasus-kasus ini dihentikan satu per satu, kecuali gugatan Daniel yang ditujukan kepada mantan rekan penulis William Guice dan Destro Music Productions.

Dalam gugatannya, Daniel menyebut bahwa pada 2001 dan 2002, dia menulis sebuah lagu berjudul Club Girl. Dia mengklaim membuat sebagian besar dari materi lagu ini, meliputi bagian gitar, tempo, dan progresi akord.

Dua tahun kemudian, lagu ini tiba-tiba berganti judul menjadi Bad Girl dan masuk dalam album Confessions dari Usher. Namun, nama Daniel Marino tidak diakui sebagai penulisnya.

Setelah berjuang tujuh tahun, Daniel akhirnya menang. Pada Oktober 2018 ini, Pengadilan Philadelphia memutuskan Daniel sebagai salah satu pemilik hak cipta lagu Bad Girl.

Selain pengakuan resmi, Daniel mendapat uang ganti rugi senilai USD44,35 juta atau sekitar Rp672,85 miliar (Rp15.171). Sebanyak USD27 juta berasal dari mantan rekan penulisnya William Guice dan sebanyak USD17,35 juta berasal dari Daestro Music.

(DEV)