Bakamla Minta KPK Awasi Pembuatan Pusat Komando

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya (Laksdya) Achmad Taufiqoerrochman – Medcom.id/Juven Martua Sitompul.

Jakarta: Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya (Laksdya) Achmad Taufiqoerrochman menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia datang untuk audiensi dengan pimpinan KPK terkait pencegahan tindak pidana korupsi.

“Ini kan courtesy call saya sebagai pejabat baru. Harus ketemulah dengan semua pejabat negara ini, termasuk KPK,” kata Taufiqoerrochman di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019.

Taufiqoerrochman juga sempat membahas tugas dan fungsi Bakamla dalam pertemuan tersebut. Ada tiga tugas dan fungsi Bakamla yang dipaparkan jenderal bintang tiga itu kepada pimpinan KPK.

“Ada tiga fungsi utama, yakni maritime security, maritime safety, dan defense. Di masa perang, Bakamla ada di bawah angkatan laut, maka personel dengan asetnya menjadi komponen cadangan dari TNI Angkatan Laut,” papar dia. 

Terpenting dari pertemuan itu, kata Taufiqoerrochman, pihaknya akan meminta KPK mengawasi rencana pembuatan pusat komando operasi. Pihaknya meminta pengadaan dan pengelolaan uang Bakamla untuk pembuatan pusat komando dipelototi lembaga antirasuah.

“Saat saya mengadakan suatu proses-proses, saya akan minta bantuan beliau untuk mengawasi. Fungsi KPK kan salah satunya pencegahanan,” tambah dia. 

Lembaga antirasuah mengamini tidak ada kasus yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Poin dialog antara kepala Bakamla dengan pimpinan KPK itu lebih pada aspek pencegahan.

“Aspek-aspek pencegahan korupsi menjadi salah satu yang akan dibahas bersama,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah dikonfirmasi terpisah.
 

(REN)