Ahok Minta Pendukung Tak Menjemput ke Mako Brimob

Terpidana kasus penistaan Basuki Tjahaja Purnama dibawa ke Rutan Cipinang. Foto: MI/Arya Manggala.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama meminta pendukung tak menjemputnya ke Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob), Depok, Jawa Barat,saat dia bebas. Pasalnya, dia mendengar ada pendukung yang berencana menginap di depan Mako Brimob. 

“Saat saya bebas, 24 Januari 2019 adalah hari Kamis, hari orang-orang bekerja. Jalanan di depan Mako Brimob dan di depan Lapas Cipinang adalah satu-satunya jalan utama bagi saudara-saudara kita yang mau mencari nafkah,” kata Ahok dalam surat yang diunggah di akun Instagram @basukibtp, Kamis, 18 Januari 2019. 

Ahok khawatir penyambutan dari Ahokers, sebutan pendukung Ahok, mengganggu lalu lintas jalan sekitar. Dia pun meminta agar pendukungnya tidak menginap di depan Mako Brimob jelang kebebasannya.

“Demi kebaikan dan ketertiban umum bersama, dan untuk menolong saya sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi menginap,” jelas dia 

Baca: PSI Ucapkan Selamat Atas Kebebasan Ahok

Bupati Belitung Timur ke-1 itu akan bebas enam hari lagi, tepatnya pada Kamis, 24 Januari 2019. Ahok telah menjalankan hukuman 2 tahun dengan mendapatkan remisi 3,5 bulan. 

Mantan anggota DPR RI itu dinyatakan bersalah menistakan agama lantaran mengutip surat Al-Maidah ayat 51. Kasus ini muncul ketika Ahok mengikuti pemilihan gubernur DKI 2017.

(OGI)